Terinspirasi dari ikon takalar cepat, para seniman dan pemerhati lagu-lagu daerah berkaloborasi dalam wadah satukan visi, menciptakan karya seni sebagai bentuk kepedulian terhadap nilai-nilai adat budaya sekaligus sebagai edukasi menakar nilai-nilai kearifan lokal.
Louncing lagu daerah karya anak takalar kali ini akan digelar dipelataran kios pasar sentral pada hari jum'at tanggal 9 januari 2026 jam 18.30 sampai selesai, louncing ini akan menghadirkan, seniman/artis makasar antara lain Udhin leaders, Syahrir bella, Haris situru, Ancha ds, Wahyu janji, Daeng talli, Armin dg buang, Asri dg rani dan Syamsul anchu.
Peluncuran lagu daerah karya anak Takalar ini bukan sekadar seremoni seni, tetapi bentuk pernyataan sikap, bagi kami bahwa ruang publik bagi seniman adalah panggung kebangkitan kreativitas yang tidak memandang tempat untuk melahirkan karya, ucap Adyleo singkat
Pasar sentral adalah denyut nadi perekonomian takalar, sebagai seniman, lokasi merupakan manifestasi dari sebuah karya seni yang fokus pada kemampuan kita menangkap esensi yang dapat melampaui bentuk fisik karya- karya kita kedepan ,tambah Arif Dellu
Terpisah, Camat Pattallassang, BANSUHARI SAID,S.Ap.,M.Si, menyampaikan, saya melihat ini sebagai bagian dari momentum "TAKALAR CEPAT", bukan hanya tentang kecepatan bekerja, tetapi keberanian memberi ruang kepada para penggiat seniman takalar sebagai wujud kepedulian Pemerintah terhadap potensi dan peluang mengangkat harkat dan martabat Kabupaten Takalar khususnya dan Sulsel umumnya, jika kita konsisten, maka seni tidak lagi bergantung pada panggung besar, melainkan tumbuh dari pasar, kampung, dan komunitas, dari situlah mental seniman benar-benar bangkit, ketika karya berdampingan bersama rakyat, bukan berdiri jauh di menara apresiasi semu, ucap camat eksotik ini.
Haeruddin Nyau

Social Header