Didalam Gedung DPRD, anggaran Rumah Jabatan Ketua di manaj oleh sekretariat, Kasubag Rumah Tangga paket Bendahara setempat.
Dan 5 tahun atau 1 periode 2019-2024 pengelolaannya terkabar optimal atau tidak keluar dari ketentuan yang berlaku.
Tetapi kemudian kabar terbalik LPJnya tidak sesuai dengan penggunaanya sehari-hari bahkan sumber mengatakan nyaris tidak pernah ada tamu yang berpotensi menghabiskan anggaran.
Dan kemudian mencuat kepermukaan hingga sampai disimak pihak Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan dikabarkan Kasubag Rumah Tangga bersama Bendahara sudah diperiksa semoga Penegak Hukum tidak dapat bukti pembelajaan syarat rekayasa.
Sumber Topikterkini.id mengatakan kalau kabar pemeriksaan itu betul kemudian pihak pemeriksa konsisten dengan tugasnya, maka tidak tertutup kemungkinan akan menelan korban.
Alasannya kata sumber, satu periode 2019-2024 atau 5 tahun rumah jabatan ketua DPRD disaksikan banyak orang terutama pekerja jurnalis yang setiap hari mangkal di warung-warung, baik warung kopi maupun warung cemilan depan rumah jabatan tersebut tidak pernah melihat tamu yang bisa menghabiskan anggaran rumah jabatan.
Betapa tidak seperti dijelaskan diatas, 5 tahun Rumah Jabatan Ketua DPRD nyaris sama seperti tidak pernah kelihatan terima tamu menghabiskan anggaran belanja itu.
Pihak-pihak terkait hingga berita ini terbit belum ada yang berhasil dikonfirmasi.
MaggarisiSaiyye (Bersambung)
Social Header