TAKALAR TOPIK TERKINI, Tahun 2024, 17 kepala puskesmas di takalar dilaporkan segelintir masyarakat kepada Pj Bupati, Setiawan Aswad atas dugaan penyalahgunaan keuangan hingga diperintahkan kepada inspektorat melakukan audit.
Dugaan penyalahgunaan keuangan tersebut terkait pengadaan obat dan potongan honorer tenaga medis.
Informasi yang dihimpun diketahui dinas kesehatan menetapkan anggaran pengadaan obat satu tahun, tetapi kemudian kerap kali beredar informasi pihak puskesmas melakukan pembelian obat.
Sinyalemen distribusi obat oleh dinas kesehatan kepada masing-masing puskesmas di duga kuat disalahgunakan.
Namun audit inspektorat hingga maret 2025 belum juga rampung.
Seperti dijelaskan Bakri mendampingi Plt.Inspektur Inspektorat, Nur Ilham Malik diruang kerjanya, Senin 17/3-2025.
ia mengaku belum semua yang terkait selesai diperiksa termasuk penyedia barang dan yang lainnya.
Ketika ditanya waktunya bisa selesai pemeriksaan, Bakri bersama Inspektur, belum bisa pastikan mengingat volume obyek pemeriksaan dibanding tim audit.
Terlebih ketika pihak kejaksaan atau pihak polres butuh tim inspektorat mendampingi melakukan pemeriksaan.
Maggarisi Saiyye
Social Header