GOWA TOPIK TERKINI. Guru
perempuan yang diberi tugas tambahan, baik itu plt terlebih sudah definitif sebagai kepala sekolah seyogianya yang bisa menolak campur tangan suaminya untuk hal negarif sebagai upaya percepatan perkembangan pengetahuan bagi murid-murid di sekolah tempatnya mendidik.
Bagi kepala sekolah hendaknya sehari-hari tampil terdepan menjadi contoh yang baik untuk ditularkan kepada murid-murid semoga kelak dikemudian hari murid tersebut bisa berguna di lingkungannya, jangan justru sebaliknya menjadi musuh ditakuti para murid.
Seperti yang terjadi di SDN lauwa kecamatan biringbulu kabupaten gowa sulawesi selatan menjadi kerap kali murid tidak masuk sekolah karena takut mendapat marah dari suami kepala sekolah.
Beberapa orang tua murid disekitar SDN tersebut mengatakan bahwa penyebab sebagian murid di sekolah tersebut kerap kali tidak masuk belajar adalah pada saat musim hujan.
Kalau musim hujan katanya, sendal atau sepatu murid terbiasa kotor, itulah menjadi persoalan bagi suami kepala sekolah, antisipasi ruang kelas kotor hingga disebut sama seperti melarang murid masuk belajar.
Tetapi bukan kepala sekolah yang melarang, melainkan HP suami kepala sekolah kata orang tua murid.
Namun jadi sorotan kepala sekolah karena yang harusnya di lakukan adalah menempatkan cleaning service untuk membersihkan ruangan kotor atau setelah ruangan kotor akibat bawaan sendal atau sepatu, diperintahkan murid-murid membersihkan, bukan dilarang nasuk belajar karena itu bukan solusi kata orang tua murid.
Akibat dari dugaan campur tangan HP suami kepala SDN lauwa berdampak bukan saja kepada murid-murid kerap tidak masuk belajar tetapi juga guru honorer memilih pindah bahkan mundur sekaligus.
Kepala SDN lauwa yang berusaha dikonfirmasi beberapa hari lalu via ponselnya walau berdering lama tetapi menolak menjawab.
Namun Ahmad Sila kepala seksi bidang PTK dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten gowa yang dikonfirmasi diruang kerjanya baru-baru ini berjanji akan melaporkan kepada kepala dinas terlbih kalau memang betul suami kepala sekolah punya campur tangan dari tugas istrinya.
Ditunggu jawaban kepala dinas.
(Red)
Social Header