TAKALAR TOPIK TERKINI. Ketika beredar informasi kalau perseroda takalar tidak lebih dari sekarat mendekati gulung tikar dibawa Komisaris H.Baso Sau dengan penyertaan modal kurang lebih Rp.3 M sehingga untuk kejelasan dari informasi itu, saya Maggarisi Saiyye Ketua terpilih Himpunan Insan Pers Solidaritas Indonesia Kabupaten Takalar-Gowa berusaha menghubungi H.Baso Sau, di rumahnya depan kantor desa Pa'lalakkang Kecamatan Galesong hari jumat 27/6-2025.
Seperti yang diberitakan media ini dua kali sebelumnya bahwa setelah TOPIK TERKINI diteras rumah mewah itu, disopa, istri H.Baso Sau sedang nongol dan begitu tau kalau kehadiran wartawan hendak bertemu dengan mantan guru SMP ini, istrinya bergeser dari tempat duduknya masuk rumahnya seraya mengaku suaminya kemakssar usai balik dari salat jumat katanya sambil mau nelepon suaminya kalau sedang ada tamu.
Tetapi kalimat yang sampai kepada kuping suaminya diragukan tidak relevan dengan tujuan wartawan atau mungkin kurang lebih hanya syurga ditelinga karena begitu H.Baso Sau pulang dari salat jumat dengan mengendarai mobil mawahnya bernopol 1606 HC hanya berhenti sejenak merapat dipagar rumahnya kemudian melarikan diri kearah selatan.
Oleh karena jarak depan pagar rumah tempat mobilnya berhenti hanya kisaran 3 meter dari tempat duduk wartawan sehingga di pastikan H.Baso Sau melihat wartawan dengan jelas tetapi pembantu Bupati Takalar justru melarikan diri.
Berhubung karena istri H.Baso Sau tidak nongol lagi menunjukkan adab menerima tamu dengan baik sehingga wartawan tidak pamit lagi bergeser dari tempat duduk diteras rumah mewah itu ke desa bontosunggu tidak jauh dari rumah mantan guru/pendidik disalahsatu SMP di galesong.
Sekitar setengah jam wartawan balik dari bontosunggu dan tadinya istri H.Baso Sau mengaku suaminya ke makassar, diteras dalam pagar rumahnya sudah terparkir mobil DD 1606 HC yang tadi dikendarai Baso Sau
hingga pelayanan buruk sama seperti tidak beretika semakin kuat.
Padahal setiap kali Bupati H.Mohammad Firdaus Daeng Manye memimpin acara dimana saja setiap kali juga wartawan menyaksikan bupati mempertegas palayanan wajib di persembahkan dengan baik tampa membeda-bedakan.
(Red)
Social Header