Breaking News

Empat Tahun Kepemimpinan, Bapak Paharuddin, S.Pd. Bawa SDN 109 Inp. Panrannuangku Jadi Sekolah Yang mengispirasi

Takalar Topik terkini. Id — Empat tahun sudah Bapak Paharuddin, S.Pd. memimpin UPT SDN No. 109 Inpres Panrannuangku, dan kepemimpinannya layak mendapat apresiasi tinggi. Sejak menjabat pada tahun 2020, ia tak hanya memimpin secara administratif, tetapi juga menjadi teladan dalam perubahan nyata bagi satuan pendidikan yang dipimpinnya. Di tengah berbagai keterbatasan, beliau menghadirkan berbagai terobosan inovatif, menata ulang manajemen sekolah, serta membangun budaya dan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan menyenangkan.
Pada tahun 2022 hingga 2023, ketika Rapor Pendidikan sekolah sempat berada di titik rendah, Bapak Paharuddin tidak tinggal diam. Ia mengambil langkah strategis untuk meningkatkan capaian literasi dan kualitas pembelajaran. Hasilnya, sejak tahun 2023, sekolah ini berhasil mempertahankan indikator hijau dalam rapor pendidikan selama tiga tahun berturut-turut.
Di balik keberhasilan ini, terdapat kerja nyata yang konsisten dan penuh dedikasi. Setiap pagi, Bapak Paharuddin hadir paling awal dan memulai hari dengan menjadi contoh dalam menjaga kebersihan sekolah, termasuk dengan program Sekolah Bersih, Indah, Sehat, dan Asri (BISA) yang sejalan dengan visi besar Pemerintah Kabupaten Takalar.
Beliau juga memimpin langsung penataan fisik sekolah, termasuk paving lapangan sekolah untuk menciptakan ruang aktivitas yang nyaman dan estetis bagi siswa. Bangunan lama yang sebelumnya terbengkalai disulap menjadi ruang tamu, kantor, taman literasi, dan UKS, menunjukkan kepiawaiannya dalam mengoptimalkan sarana yang ada.
Salah satu inovasi unik yang beliau inisiasi adalah program pengurangan sampah plastik, melalui kebijakan “Bawa Botol Minum dari Rumah”. Program ini didukung kolaborasi dengan komunitas lokal untuk menyediakan air minum gratis di sekolah, sekaligus menanamkan nilai peduli lingkungan kepada siswa sejak dini.
Tak hanya berhenti pada aspek fisik dan lingkungan, Bapak Paharuddin juga memberikan perhatian serius pada penguatan budaya literasi dan seni. Ia membangun pojok baca di setiap kelas, membentuk Taman Literasi Panrannuangku, dan mengaktifkan kembali Sanggar Seni Panrannuangku sebagai wadah literasi budaya.
Melalui berbagai kerja keras tersebut, sekolah yang hanya memiliki kurang dari 100 siswa ini berhasil mengakses Dana BOS Kinerja selama tiga tahun terakhir, yang digunakan untuk terus memperbaiki mutu pembelajaran dan fasilitas sekolah.
Yang lebih menginspirasi, Bapak Paharuddin dikenal tidak segan menggunakan dana pribadinya demi mendukung kebutuhan sekolah yang tidak terjangkau oleh anggaran. Ia juga merestorasi barang-barang bekas menjadi media belajar, menekankan semangat efisiensi dan kreativitas yang tinggi.
Semua pencapaian ini tak lepas dari dukungan para guru dan seluruh warga sekolah yang menjadi energi utama dalam perjalanan kepemimpinannya. "Seorang pemimpin harus menjadi teladan. Hasil akan tampak jika ada dukungan dan sinergi dari seluruh pihak yang kita pimpin," ungkap Bapak Paharuddin.
Ia juga menegaskan bahwa tugas sebagai kepala sekolah bukan hanya soal manajemen, tetapi juga tentang komitmen membangun masa depan pendidikan. “Kami akan terus bekerja keras, berinovasi, dan mencurahkan waktu serta tenaga agar sekolah ini menjadi unggul dan terdepan,” tutupnya penuh semangat.
Dengan komitmen dan kerja nyata, UPT SDN No. 109 Inpres Panrannuangku kini menjadi contoh inspiratif bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk membangun sekolah yang bermutu dan membanggakan.

Ditulis oleh AG. Mattawang

(Hamzar Siriwa) 
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - TOPIK TERKINI