Bendungan pamukkulu di kabupaten takalar sulawesi selatan, dirancang untuk mendukung jaringan irigasi yang mencakup saluran primer, sekunder dan tersier sepanjang puluhan ribu km.
Jaringan irigasi ini terhubung dengan sekunder dan tersier untuk melayani daerah irigasi (DI) pamukkulu dengan fokus utama pada peningkatan produktivitas pertanian.
Sehingga material semisal
pasir yang harus digunakan adalah yang berkualitas baik terutama untuk pengecoran saluran atau struktur bangunan air, harus memenuhi kriteria teknis agar beton tahan lama, tidak mudah bocor dan kuat menahan beban air.
Untuk mencapai kualitas yang kuat digunakan umumnya pasir yang bersih.
Namun saluran sekunder yang sedeng dikerjakan PT Jaya Etika Beton saat ini kisaran 400 meter sepanjang jalan dusun bontobila desa bontomanai kecamatan mangarabombang, diprediksi tidak akan lama dinikmati masyarakat petani.
Persoalannya dari hasil pantauan topikterkini.id sabtu 07/02/2026 tidak disangkali terdapat pasir warna hitam namun kelihatan bukan pasir sungai dan tidak dibersihkan.
Tetapi bercampur sama seperti pasir tanah berwujud kemerah-merahahan tidak memenuhi standar maksimal.
Selain itu adalah melakukan campuran pasir dengan semen bukan dengan takaran melainkan dengan skop dari tumpukan pasir kepada mesin molen.
Sementara pasir yang nemenuhi standar adalah pasir sungai yang sudah dicuci bersih untuk
memberikan daya rekat atau ikat yang lebih baik pada campuran semen.
Namun syarat pasir yang kuat justru tidak digunakan kecuali yang agak murah harganya diduga mengeruk keuntungan yang lebih besar.
Seorang bernama SONY mengaku pelaksana yang dikonfirmasi hari itu sabtu, 07/02/2026 diseputar lokasi proyek, mengatakan kondisi pasir yang kurang berkualitas, bukan pesanan, yang dipesan katanya walau bukan pasir sungai tetapi yang bekualitas.
Kekhawatiran petani saluran sekunder itu tidak bertahan lama, selain menggunakan pasir tanah, juga sistem campur semennya tidak menggunakan takaran yang bisa memastikan capaian kualitas yang kuat.
Saat dikoreksi sampai pasir tanah itu tidak ditolak dan mengapa tidak menggunakan takaran campuran pasir dengan semen,
SONY mengatakan, pasir yang buruk itu bukan tidak ditolak tetapi tidak dihiraukan penjualnya.
Sedangkan perihal takaran campuran, SONY menjamin buruhnya melakukan campuran untuk kualitas yang baik.
(Red)

Social Header