Breaking News

Unit Reskrim Polsek Mangarabombang Terkesan Lamban Tangani Dugaan Penggelapan

Unit Reskrim Polsek Mangarabombang Terkesan Lamban Tangani Dugaan Penggelapan 

TAKALAR TOPIK TERKINI.ID,
Saat terhimpit kesulitan tahun 2021, Muhammad Sayuti Daeng Temba bersembah sujud minta tolong kepada Daeng Sani bertempat tinggal di lingkungan maccinibaji kelurahan bulujaya kecamatan bangkala barat kabupaten jeneponto agar sawahnya yang terletak didusun bontobila desa bontomanai kecamatan mangarabombang mau dipegsng gadai.

Seperti diberitakan media ini sebelumnya bahwa saat itu Daeng Sani berpikir karena Daeng Temba orang yang tidak dikenalnya tetapi Daeng Rurung keluarga Daeng Temba tinggal bertetannga dengan Daeng Sani minta tolong dengan jaminan unit mobil pick up DD 8697 UZ sehingga Daeng Sani mengabulkan permintaannya.

Itupun Daeng Sani harus diketahui pemerintah tempat Daeng Temba bertempat tinggal hingga pada 21/11/2021 bersama-sama ke kantor desa bontomanai kecamatan mangarabombang, dihadapan kepala desa, MUH.ARIS, S.Sos dibuatkan surat keterangan penggadaian diatas kertas bermeterai ditanda tangan Muhammad Sayuti Daeng Temba berikut dua warga setempat, Hasnawati dan Syamsuddin bertanda tangan bersaksi dikuatkan oleh kepala desa setempat, MUH.ARIS, S.Sos dicap dan ditanda tangani.

9 hari berikutnya atau tepatnya tanggal 30/11/2921, Daeng Temba datang dirumah Daeng Sani membuat surat kesepakatan masing-masing ditanda tangan melibatkan empat orang saksi juga bertanda tangan masing- masing ;  Tamrin Daeng Situju, Hasong Daeng Ngempo, Daeng Rurung dan Daeng Sikki.

Dalam surat kesepaktan tertulis, Daeng Temba akan menyerahkan hasil 15 karung gabah setiap musim panen.

Namun Daeng Temba ingkar janji, hanya pada musim pertama menyerahkan hasil 15 karung gabah, musim kedua 2022 berkurang jadi 12 dan musim ketiga 2023 tambah kurang lagi tinggal 8 karung.

Ketika ditunggu menyetor hasil pada musim 2024 sampai musim panen 2025, pikiran Daeng Temba semakin buruk sama seperti penjahat.

Untuk mengetahui penyebab Daeng Temba tidak lagi setor hasil kemudian istri Daeng Sani mendatangi Daeng Temba dirumahnya.
Jawanan Daeng Temba terus terang mengakui tidak lagi setor hasinya karena sawah tersebut sudah dijual kepada Serang Daeng Buang (saudara iparnya).

Oleh karena itulah dua bulan lalu desember 2025 Daeng Sani melapor kepada polsek mangarabombang dengan harapan bisa difalitasi agar Daeng Temba bisa menyelesaikan kewajibannya.

Namun hingga kini jelang akhir februari 2026 oleh Unit Reskrim polsek setempat terkesan lamban melaksanakan tugasnya.

Unit Reskrim Polsek Mangarabombang hingga berita ini dipublis belum berhasil dikonfirmasi.

Hakim Laja







Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - TOPIK TERKINI