TAKALAR TOPIK TERKINI.
Kata manager regional 4 pupuk indonesia, Wisnu Ramadani saat sosialisasi penyaluran pupuk bersubsidi dan tebus bersama 24/6-2025 seraya kebanggaan baginya bisa bertemu dengan para petani di takalar. Selain itu ia mengaku patut bersyukur, Indonesia dikaruniai kekayaan sumber daya alam yang luas, sehingga kita bisa memanfaatkannya dengan mengelola dan menghasilkan bahan pangan yang bisa dikonsumsi masyarakat. Olehnya itu, dengan sumber daya alam yang dimiliki, Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto salah satunya adalah swasembada pangan dan kemandirian energi. Para petani khusunya di takalar ikut berkontribusi dalam hal swasembada pangan. Dikatakan bahwa indonesia tahun 2025 diproyeksikan tidak akan lagi mengimpor beras, karena sudah swasembada hingga kebutuhan dalam negeri dipenuhi oleh petani-petani diseluruh Indonesia termasuk di takalar. Karena itu kepedulian pemerintah pusat mengsalokasikan pupuk subsidi untuk provinsi sulsel ditambah dari tahun lalu sekitar 820 ribu ton, tahun ini menjadi 913 ribu ton. Dan untuk takalar katanya alokasi pupuk bersubsi di tambah 26%, dari tahun lalu hanya sekitar 23 ribu ton dan tahun ini menjadi 29 ribu ton meningkat 6000 ton. Dari alokasi tersebut, serapannya baru mencapai 9.200 ton atau sekitar 31% masih ada 20.000 ton yang belum terserap.
ia dari pupuk indonesia berharap agar para petani, gapoktan, kelompok tani bisa lebih mengoptimalkan alokasi pupuk bersubsidi ini karena petani yang tidak memanfaatkan pupuk bersubsidi ini alokasinya akan hangus sehingga tidak mendapatkan lagi alokasi pupuk bersubsidi. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama para petani dan pengundian doorprize yang telah disiapkan oleh panitia.
Muliati - Maggarisi Saiyye
Social Header