Persoalannya jalanan yang mereka lewati sehari-hari, kini sudah berubah jadi aspal mulus tidak bergelombang lagi.
Jalanan poros punaga- puntondo kisaran 5 km, menurut Tuan Sore dari bupati ke bupati hingga nyaris 20 tahun baru bisa diaspal.
Oleh karena itu wajar saja kalau tuan Sore mewakili warga setempat memuji Daeng Manye.
Bisa dibayangkan betapa sulitnya warga puntondo kalau ingin ke kota takalar atau ke makassar dan memilih jalur punaga, begitu juga sebaliknya warga dari daerah lain ingin ke laikang atau kepuntondo.
Tetapi dengan kehadiran Daeng Manye jadi bupati takalar, kesulitan warga berubah jadi gampang.
Dengan jalanan aspal, semuanya menjadi lebih baik, ke makassar misalnya berdagang hasil bumi atau hasil laut tidak lagi terkendala.
Kesimpulannya peningkatan ekonomi warga bisa menjadi lebih baik.
Maklum kalau jalan tanah wilayah mangarabombang lumpurnya di musim hujan minta ampun tidak bisa di lewati kendaraan bermotor.
Maggarisi Saiyye

Social Header