TAKALAR, TOPIK-TERKINI.ID, Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Takalar, Sulawesi Selatan, Indonesia memiliki 36 ruang kelas nasing-masing ; kelas 10, 12 ruangan, kelas 11, 12 ruangan, kelas 12, 12 ruangan dan dari kelas yang siswanya ujian akhir oleh H.Abd.Rauf Ampang, S.Pd, M.Ap, jumat 17/4/2026 diruang kerjanya mengaku
terus berupaya untuk meningkatkan kualitas lulusan.
Dikatakan bahwa sejak dipercaya oleh pemerintah provinsi sulawesi selatan, menjadi nahkoda di SMA Negeri 2 Takalar awal tahun 2023, sejak itu pula bertekad lebih meningkatkan mutu menjadikan dan menghasilkan lulusan yang lebih baik dibanding tahun-tahun silam.
Ingin peningkatan mutu pendidikan katanya tentu perlu terbangun kerjasama dengan segenab guru serta kolaborasi kementerian pendidikan, pemerintah provinsi sulawesi selatan, via dinas pendidikan setempat khususnya wilayah takalar jeneponto.
Dengan semua itu Alhamdulillah menunjukkan perkembangan yang luar biasa mulai dari pelaksanaan proses belajar mengajar semakin dimaksimalkan serta pengembangan sarana dan prasarana dibenahi sedikit demi sedikit sesuai dengan kemampuan anggaran yang ada.
Tugas kepala sekolah katanya bukan hanya mengamankan sistem, tetapi lebih dari itu berpikir berperan memperbaiki sistem yang sudah ada.
Tujuannya adalah supaya pendidikan ke depan lebih kepada mencetak generasi yang yang handal berguna untuk bangsa dan negara terkhusus kepada lingkungan sekitarnya.
Selain itu Abd.Rauf Ampang berharap nantinya tidak hanya berhenti sekedar memotret, membandingkan dan validasi, tetapi lebih dari itu khususnya pada upaya intervensi dan perbaikan sistem demi peningkatan kualitas pendidikan di sekolah yang dipimpin.
Senada dengan Abd.Rauf, Kepala SMAN 2 Takalar juga berharap pelaksanaan proses belajar mengajar agar bisa menguatkan keinginan siswa untuk lanjut ke tahap pendidikan yang lebih tinggi.
Hal tersebut merupakan kesempatan untuk dapat menilai kemampuan siswa-siswi secara objektif, sebelum mereka meneruskan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.
Dia mengaku bersama seluruh guru terus berkolaborasi untuk mendorong siswa-siswi semoga lebih bersemangat mengikuti proses pembelajaran di sekolah.
Disisi lain, menjadi pokok permasalahan adalah kiranya sekolah tempat membina anak bangsa kurang lebih 1000
bisa menjadi perhatian dan bisa mendapatkan revitalisasi sesuai kebutuhan ; 2 (Dua) Ruang Kelas Baru, 1 (Satu) Gedung untuk Lab Komputer serta untuk rehabilitasi ruang perpustakaan.
Anriadi (Redaksi)

Social Header