Ketika santer dimedia sosial penilaian capaian pembangunan takalar hanya diatas kertas, bupati takalar, Daeng Manye menjawab bahwa capaian pembangunan yang selama ini disampaikan bukan sekadar klaim, melainkan berdasarkan data resmi dan terukur dari lembaga berwenang. Dibukan Maret 2027 iia menjelaskan berbagai indikator makro menunjukkan tren positif, mulai dari pertumbuhan ekonomi yang meningkat hingga penurunan angka kemiskinan dan pengangguran. Walau demikian pemerintah menilai munculnya anggapan bahwa pembangunan belum dirasakan merata adalah merupakan bagian dari dinamika di tengah masyarakat. Namun demikian, hal tersebut tidak serta-merta menafikan capaian nyata yang telah diraih. Data yang disampaikan pemerintah bersumber dari lembaga resmi seperti BPS dan menjadi dasar dalam perumusan kebijakan. Sejumlah capaian yang dicatat antara lain penurunan angka kemiskinan, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), serta perbaikan layanan publik di berbagai sektor. Pemerintah daerah kabupaten takalar juga menekankan bahwa pembangunan bersifat bertahap membutuhkan waktu agar dampaknya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
Oleh karena itu pemerintah tetap membuka ruang untuk kritik bahkan masukan sebagai bagian dari evaluasi dan perbaikan kebijakan ke depan.
(MULIATI)

Social Header