TAKALAR, TOPIKTERKINI.ID - Dua Pekerjaan Proyek Revitalisasi Satuan Pendidikan SDN No. 12 Pate'ne Dan Satuan Pendidikan SDN No. 14 Mallaka, Kecamatan Polongbangkeng selatan, Kab.Takalar, Sul-Sel, diduga menggunakan rangka baja ringan jenis canal C, dinilai tidak sesuai spesifikasi standar Nasional (SNI), sebab rangka baja canal C yang digunakan pada pemasangan rangka kuda-kuda dan ring gorden atap, bahannya dinilai sangat tipis sehingga dikuwatirkan tidak tahan menanggung bebang derasnya terjangan angin kencang.
Selain bahan material rangka baja ringan canal C dinilai sangat tipis dan tidak sesuai ukuran 0, 75X75 jarak pasang rangka Kuda-kuda, juga sangat renggang jarak pasangnya sekitar 1 meter lebih jarak pemasangannya padahal idealnya jarak pasang sesuai petunjuk teknis minimal 80 cm maksimal 1 meter dan jika bahan material yang digunakan ukuran tipis lembek maka idial pemasangan kuda-kuda maksimal 80 cm agar bisa kuat tahan lama digunakan.
Kegiatan pekerjaan SDN No. 12 Pate'ne dan SDN No 14 Mallaka merupakan program revitalisasi Satuan Pendidikan dengan masing-masing anggaran yang di kelola sebesar 1.077.715.891 sumber anggaran dari APBN tahun anggaran 2026.
Dari hasil pantauan media ini pada Rabu, 15/7/2026 ditemukan bahan material rangka baja ringan jenis canal C yang dipasang pada rangka kuda-kuda yang diduga tidak sesuai spesifikasi berdasarkan petunjuk tknis (Juknis) pelaksana kegiatan bahkan terdapat baja ringan canal C dirungan kelas SD Mallaka yang sudah penyok dan benkok benkok seharusnya menggunakan rangka baja canal C yang ukuran standar nasional (SNI) yang bermerek berkualitas seperti merek Makxi atau baja struks minimal ukuran 0,75X75 yang di jamin ketebalannya sesuai ukuran
Namun karena diduga kuat pihak pelaksana hanya ingin mengejar keuntungan yang lebih besar ketimbang kualitas, sehingga menggunakan material murahan, sekalipun dinilai tidak berkwalitas.
Sejalan dengan itu, Kepala Sekolah SDN No 14 Pate'ne Hj. Rahmatiah S. Pd. dengan Kepala Sekolah SDN. No. 14 Mallaka Abd. Majid, S.Pd saat ditemui masing-masing di ruang kerjanya pada Rabu, 15/7/2026, keduanya mengaku bekerja sesuai RAB.
Red/Hamzar Siriwa

Social Header