Breaking News

Proyek IRPOM Takalar Ditengarai Jadi Obyek Mengeruk Keuntngan, Kejari Takalar Agar Berkenan Mencegah Potensi Kerugian Keuangan Negara

ilustrasi perpompaan

TAKALAR TOPIK TERKINI.ID, Perhatian pemerintah terhadap peningkatan pendapatan petani terutama diwilayah yang rawan air pada musim kemarau, sangatlah besar hingga menurunkan anggaran besar untuk proyek irigasi perpompaan (IRPOM).

Namun perhatian yang suci itu dikhawatirkan tidak sepenuhnya bermanfaat kepada masyarakat.

Persoalannya menurut informasi yang dihimpun menyebut dari jumlah kelompok penerima ditengarai hanya jadi penonton, tidak diketahui sebabnya sehingga pihak lain nyerobot seakan mengusai proyek dimaksud. 

Cerita diatas bukan sekedar kata tanpa fakta, seorang ketua kelompok tani beberapa hari lalu di bidang sarana dinas pertanian takalar membeberkan kejadian yang ia alami.

Menurutnya usai menarik 70 % dari anggaran Rp150jt direkening kelompoknya, angka kurang lebih Rp100jt diambil alih oleh salah seorang staf dibidang itu, akibatnya ketua kelompok dimaksud berkoar-koar.

Namun setelah dipanggil masuk ruangan di bidang itu, ketua kelompok dimaksud berubah pikiran menjadi lebih toleransi dengan ibarat kejahatan itu.

Selain itu para kelompok penerima diperkirakan diminta menyetor sedikitnya 15% kepada pengendali proyek itu sendiri.

Dengan demikian proyek tersebut ditengarai sengsja didesa untuk mengeruk keuntungan bagi pengendalinya.

Untuk antisipasi keuangan negara ini tidak nyasar kepada bukan peruntukannya, oleh pihak kejaksaan negeri setempat yang selama ini dinilai produktif mengemban tugasnya dan tetap menunjukkan langkah tegas dalam menyelamatkan serta mencegah potensi penyalahgunaan keuangan negara, maka dimohon dengan hormat agar perkiraan pengeluaran 15 % oleh kelompok tani dan pengalihan hak kelompok untuk bekerja kepada pihak lain, olah Himpunan Insan Pers Solidaritas Indonesia (HIPSI) Takalar-Gowa mendoromg agar menjadi perhatian seperlunya.

Pihak Dinas Pertanian Takalar hingga berita ini di publis belum berhasil dikomfirmasi. 

(Red) Bersambung
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - TOPIK TERKINI