Breaking News

Baru Seumur Jagung Usai Dikerja Sudah Rusak Parah, Anggaran Ratusan Juta Pada Proyek P3A Tudongki Diduga Kuat Dikorup Pelaksana


TAKALAR, TOPIKTERKINI. ID– Terkait pengerjaan proyek P3A yang kini terkesan baru seumur jagung usai dikerjakan dan sudah nampak mengalami rusak parah, Pemerhati Masyarakat setempat Kec. Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan penindakan terhadap pelaksana proyek P3A Tudongki di Kel. Bulukunyi, Kec. polongbangkeng selatan, Kabupaten Takalar SulSel, mengingat baru saja selesai dikerjakan namun bangunan saluran irigasi itu sudah rusak parah

Desakan ini muncul, setelah salah satu proyek Saluran irigasi yang dikerjakan oleh ketua kelompok P3A Tudongki, di lingkungan makammu II Kel. Bulukunyi, Kec. Polongbangkeng selatan senilai Rp195 juta namun dinilai dikerja asal Salan, hingga sebagian bangunan pasangan batu rubuh  rusak parah belum digunakan. 

Proyek yang dikerjakan itu, adalah merupakan program percepatan peningkatan tata guna air irigasi (P3-TGAI) tahun anggaran 2025, pekerjaan peningkatan jaringan irigasi, daerah irigasi pammukulu, kelurahan Bulukunyi, kec. Polongbangkeng selatan, kab. Takalar, sumber dana APBN, tahun Anggaran 2025,total anggaran 195 juta, pelaksana P3A Tudongki. 

Hasil pekerjaan proyek tersebut Warga menilai bobrok, karena dinilai pelaksana tidak mengutamakan kualitas pisik bangunan tersebut, sehingga kerusakan terjadi padahal belum cukup beberapa bulan selesai dikerjakan, bahkan belum digunakan sudah rusak parah dan ini menjadi indikasi adanya Dugaan Korupsi dan dugaan pekerjaan tidak sesuai spesifikasi atau RAB.

Dengan demikian Masyarakat Secara Resmi Mendesak:

1. Inspektorat Kabupaten Takalar* untuk turun langsung melakukan audit investigatif terhadap  proyek P3A yang dikerjakan oleh ketua P3A Tudongki Indra Siriwa TA. 2025, 

2. Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai  Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberan Provinsi Sulawesi Selatan. 

3. Kejaksaan Negeri Takalar dan Polres Takalar* untuk melakukan penyelidikan jika ditemukan indikasi kerugian negara dalam proyek tersebut.

Masyarakat berharap, agar Dana ratusan juta rupiah yang seharusnya digunakan sebagaimana mestinya, untuk meningkatkan kesejahteraan warga, bukan disalahgunakan dan dikerjakan asal-asalan.

Pelaksana Ketua kelompok P3A Tudongki, indra siriwa berusaha dihubungi melalui pesan Whts App 27/2025 meminta tanggapannya terkait kerusakan bangunan saluran irigasi air tersebut, namun pesan tersebut tidak dijawab diberikan tanggapan.

Tim/Red.
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - TOPIK TERKINI