Breaking News

Keselamatan Pasien Jadi Standar Mutlak Tidak Bisa Ditawar, (Mutu Naik, Evisien Anggaran)

TAKALAR TOPIKTERKINI.ID, Demikian kata Direktur RSUD H.Padjonga Daeng Ngalle kepada topikterkini.id baru-baru ini.
Tidak sedikit masyarakat takalar menilai bahwa realita  dirumah sakit tersebut dari tahun ketahun betapa tingginya pelayanan sebagai upaya memberi kepuasan kepada masyarakat secara umum.

Pengakuan tersebut kemudian disikapi H.Ruslan Ramli seraya mengatakan bahwa rumah sakit dituntut beradaptasi cepat, baik dari sisi teknologi maupun regulasi, bagaimana strategi utama dokter dalam menjaga keseimbangan antara kualitas pelayanan pasien dan efisiensi keuangan rumah sakit.

Oleh karena itu dalam memimpin rumah sakit, 
dr.H.Ruslan Ramli, M.Adm.Kes punya prioritas menyusun anggaran ketat untuk kebutuhan masyarakat,
mengoptimalkan digitalisasi rekam medis, memangkas birokrasi untuk memastikan keselamatan pasien menjadi standar mutlak yang tidak bisa ditawar tujuannya ;
(Mutu naik, anggaran tidak boros).

Untuk mendukung visi rumah sakit lebih kepada kualitas pelayanan, keselamatan pasien.
 
Tahun ini 2026 katanya manajemen rumah sakit punya program  kebutuhan pelayanan rumah sakit, berupa ;

1.Anggaran BMHP sebesar Rp10,2 miliar merupakan anggaran yang telah direncanakan dalam Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA) RSUD H.Padjonga Daeng Ngalle Tahun Anggaran 2026.

Perencanaan tersebut katanya disusun untuk mendukung kebutuhan pelayanan rumah sakit.

2.BMHP katanya lagi diperlukan dalam berbagai pelayanan medis, karena itu, perencanaan anggarannya mempertimbangkan kebutuhan pelayanan dan kesinambungan ketersediaan barang medis di rumah sakit.

3.Nilai yang tercantum dalam perencanaan anggaran merupakan pagu yang direncanakan. 

Pelaksanaan pengadaan dan penggunaan anggaran dilakukan sesuai kebutuhan, ketentuan yang berlaku, serta mekanisme pertanggungjawaban yang benar dan transparan, bukan kepada kepentingan kelompok tertentu atau pribadi.

4.Perbandingan anggaran antar tahun perlu melihat dokumen perencanaan dan realisasi secara utuh. 

Dikatakan bawa walau baru perencanaan tetapi jika seandainya terdapat isu negatif, bagi manajemen rumah sakit tidak pantang dengan koreksi sepanjang sifatnya membangun, menyempurnakan sesuatu yang belum maksimal.

(Red)

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - TOPIK TERKINI