Ketika Haslindah guru olahraga SD pannyangkalang kecamatan mangarabombang takalar, ingin jemput pakaian pramuka dan pakaian putih di kantor dinas pendidikan jelang hari raya 17/8-2025, beberapa murid di SD tersebut yang tergolong keluarganya sendiri bersama membantu transpor antara Rp5rb-Rp10rb.
Transpor yang sifatnya ihlas itu dimanfaatkan guru lain yang rusak hatinya melapor kepada inspektorat daerah takalar dengan alasan pungutan liar.
Akibatanya baru-baru ini, beberapa ASN asal inspektorat daerah takalar
apakah ia tim audit ataukah staf mendatangi SD tersebut melakukan pemeriksaan benar tidaknya laporan itu.
Namun Kepala SD Pannyangkalang,Andi Nurhayati
yang ditemui sore sabtu 23/8-2025 mengatakan dari beberapa guru yang diperiksa, inspektorat tidak menemukan indikasi pungutan liar, kecuali seperti dijelskan diatas beberapa murid bantu gurunya transpor jemput pakain di kantor dinas pendidikan.
Mudah-mudahan laporan yang milyaran, inspektorat yang dipimpin Rusli disamakan dengan laporan tidak sampai Rp50rb.
Maggarisi Saiyye
Social Header